Kebakaran di Blimbingsari Banyuwangi, Anak Pemilik Rumah Alami Luka Bakar

Banyuwangi, MediaRakyat.co.id – Sebuah rumah milik Jamari (60) di Dusun Kedasri, Desa Karangrejo, Kecamatan Blimbingsari, Banyuwangi, dilanda kebakaran pada Rabu (12/2/2025) dini hari. Insiden ini diduga disebabkan oleh puntung rokok yang menyebabkan kerugian sekitar Rp61 juta.

Menurut laporan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Banyuwangi, api mulai berkobar sekitar pukul 01.45 WIB. Laporan kebakaran diterima pada pukul 02.12 WIB, dan tim pemadam dari sektor Srono serta regu Brama 3 segera diterjunkan ke lokasi. Petugas tiba pada pukul 02.25 WIB dan langsung melakukan upaya pemadaman hingga api berhasil dikendalikan pada pukul 02.55 WIB. Proses evakuasi dan penyelesaian berlangsung hingga pukul 04.43 WIB.

Kepala Dusun Kedasri, Didik Sujatmiko, yang pertama kali melaporkan kejadian ini, mengatakan bahwa pemilik rumah, Jamari, dan istrinya, Supiyati, tengah tertidur saat kebakaran terjadi. Seorang tetangga yang melihat api langsung berteriak meminta pertolongan warga. Warga sekitar segera berusaha mengevakuasi penghuni rumah, termasuk anak mereka, Sujianto (32), yang berkebutuhan khusus.

“Sujianto berhasil diselamatkan melalui jendela kamarnya, tetapi ia mengalami luka bakar di tangan dan kaki,” kata Didik. Sujianto kemudian dilarikan ke Rumah Sakit NU oleh pihak kepolisian untuk mendapatkan perawatan medis.

Dugaan sementara, kebakaran ini dipicu oleh puntung rokok yang tidak dipadamkan dengan sempurna. Akibat kebakaran ini, kerugian ditaksir mencapai Rp61 juta, meliputi kerusakan bangunan sebesar Rp50 juta, tabungan Rp6 juta, serta perhiasan senilai Rp5 juta.

Proses pemadaman melibatkan berbagai unsur, termasuk Tim Pemadam Kebakaran dari sektor Srono, regu Brama 1 dan 2, serta unit Rescue Taruna. Selain itu, petugas dari Polsek setempat, Satpol PP, serta perangkat desa dan dusun turut membantu dalam penanganan insiden ini.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk selalu berhati-hati terhadap sumber api di dalam rumah, terutama saat malam hari, guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

Tinggalkan Balasan