Remaja 17 Tahun Tewas Tenggelam di Dam Sungai Berut, Ditemukan Setelah 6 Jam Pencarian

Usaha : Petugas gabungan mencari korban tenggelam di Sungai Berut, Desa Jatinom, Kecamatan Kanigoro, Kamis (3/4). (Wir/Mr)

Media Rakyat – Seorang remaja berusia 17 tahun, berinisial IE, warga Desa Curah Lele, Kecamatan Balung, Kabupaten Jember, dilaporkan tenggelam di Dam Sungai Berut, Dusun Jatinom, Desa Jatinom, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, pada Kamis (4/4) sore.

Korban Tenggelam di Dam Sungai Berut Jatinom ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar pukul 23.15 WIB, setelah proses pencarian yang berlangsung selama hampir enam jam.

Kapolsek Kanigoro, AKP Sony Suhtartanto, mengatakan bahwa korban ditemukan di lokasi awal tempatnya berenang. Meski tim SAR telah menyisir area sekitar, jasad korban tiba-tiba muncul kembali di permukaan di titik awal kejadian.

“Korban ditemukan di lokasi dia mulai berenang. Tiba-tiba muncul dari bawah air. Daerah tersebut memang berbahaya, karena kedalaman mencapai tiga meter,” ujar Sony.

Menurut Kasihumas Polres Blitar, Ipda Putut Siswahyudi, insiden terjadi sekitar pukul 15.30 WIB. Saat itu, korban tengah bermain di sekitar sungai bersama dua temannya, Ukasa Elfata (15) dan Syafi (11). IE kemudian memutuskan untuk berenang, namun terseret arus deras dan tak mampu menyelamatkan diri.

“Salah satu temannya sempat mencoba menolong, tetapi justru ikut terbawa arus dan akhirnya meminta bantuan warga. Sayangnya, korban sudah tenggelam sebelum pertolongan datang,” jelas Putut.

Tim gabungan dari Polsek Kanigoro, Unit Reskrim, BPBD Blitar, dan relawan SAR diterjunkan untuk melakukan pencarian menggunakan perahu karet dan peralatan selam.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya anak-anak dan remaja, agar lebih berhati-hati dan tidak berenang di sungai yang memiliki arus deras dan kedalaman ekstrem.

Tinggalkan Balasan