
Banyuwangi – Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi erupsi Gunung Raung, Babinsa Sumberarum Koramil 0825/20 Songgon, Serka Edy Mulyono, memimpin simulasi evakuasi darurat di Dusun Mangaran, Desa Sumberarum, Kecamatan Songgon, Banyuwangi, Sabtu (26/4/2025).
Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB ini melibatkan perangkat desa, pengamat gunung, pihak perkebunan, serta warga setempat. Simulasi bertujuan membangun kesadaran dan keterampilan masyarakat dalam menghadapi bencana alam, mengingat Dusun Mangaran masuk dalam kawasan rawan terdampak erupsi.
“Simulasi ini penting untuk memastikan kesiapan masyarakat dalam menghadapi kemungkinan terburuk. Kami ingin membekali warga dengan keterampilan evakuasi yang benar,” ujar Serka Edy Mulyono.
Rangkaian simulasi diawali dengan kunjungan ke Pos Pengamatan Gunung Raung di Dusun Mangaran. Burhan Eleteha, pengamat gunung, memberikan penjelasan mengenai aktivitas vulkanik Raung. Pukul 10.10 WIB, simulasi dimulai dengan pengumuman erupsi fiktif, disusul instruksi evakuasi oleh Admin Perkebunan Bayu Kidul, H. Sunarsih.
Serka Edy Mulyono kemudian mengarahkan warga menuju titik kumpul dan daerah aman yang telah ditentukan. Dalam sesi tersebut, Babinsa juga memperagakan teknik evakuasi yang aman, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, dan penyandang disabilitas.
“Sebagai Babinsa, tugas kami adalah memastikan kesiapsiagaan warga terhadap bencana. Melalui simulasi ini, kami mengajarkan prosedur evakuasi yang efektif dan terstruktur,” tambahnya.
Kepala Desa Sumberarum, Supriyono, mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia menilai simulasi evakuasi menjadi langkah penting dalam memperkuat kesiapan warga. “Kami berterima kasih atas kolaborasi yang terjalin. Ini sangat bermanfaat bagi keselamatan masyarakat kami,” ujarnya.
Senada, Kepala Dusun Mangaran, Purwanto, mengatakan bahwa kegiatan ini memberi gambaran nyata kepada warga tentang langkah-langkah yang harus diambil dalam kondisi darurat. “Melalui latihan ini, warga lebih paham dan siap mengikuti jalur evakuasi yang telah disiapkan,” kata Purwanto.
Simulasi evakuasi ini merupakan bagian dari program mitigasi bencana yang secara berkala digelar Koramil 0825/20 Songgon bekerja sama dengan pemerintah desa dan instansi terkait. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan tertib, serta berakhir pada pukul 11.00 WIB.
