Puteri Indonesia 2025, Firsta Yufi Amarta Putri, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada masyarakat Banyuwangi atas dukungan dan doa yang mengalir selama perjalanannya mengikuti ajang kecantikan nasional. Ucapan tersebut disampaikan langsung kepada Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, dalam pertemuan di Jakarta, Minggu (4/5/2025).
“Terima kasih sebesar-besarnya kepada warga Banyuwangi atas segala dukungan dan doa yang telah mengantarkan saya menjadi Puteri Indonesia,” ujar Firsta, yang akrab disapa Fia.
Fia mengungkapkan bahwa dukungan dari masyarakat dan pemerintah daerah Banyuwangi telah menjadi penyemangatnya sejak awal meniti karier, mulai dari menjadi finalis Jebheng Thulik pada 2019, menjuarai Raka Raki Jawa Timur pada 2021, hingga akhirnya dinobatkan sebagai Puteri Indonesia 2025.
“Awalnya saya tidak menyangka bisa meraih gelar ini. Baru sehari sebelum grand final, saya mulai merasa yakin, apalagi selama pra-karantina saya selalu masuk empat besar,” tuturnya kepada Bupati Ipuk.
Fia juga berkomitmen untuk terus membawa nama harum Banyuwangi di tingkat nasional maupun internasional. Ia meminta doa agar bisa sukses saat mewakili Indonesia dalam ajang internasional mendatang. “Mohon doanya agar semuanya dimudahkan,” tambahnya. Fia sendiri merupakan lulusan Universitas Brawijaya dan alumnus SMAN 1 Giri.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Ipuk menyampaikan rasa bangga dan mengapresiasi prestasi Fia. “Ini momen bersejarah, pertama kalinya warga Banyuwangi menjadi Puteri Indonesia. Kami semua bangga,” ujarnya.
Ipuk juga berpesan agar Fia terus menjaga kesehatan dan terus mengembangkan diri. “Jangan lupa juga untuk mengenalkan budaya dan pariwisata Banyuwangi ke dunia internasional,” pesannya.
Dukungan dari Pemkab Banyuwangi terhadap Fia telah dilakukan sejak awal keikutsertaannya di ajang Raka Raki hingga Puteri Indonesia, termasuk dukungan langsung dari Bupati Ipuk dalam setiap tahap perjuangannya.
