Hujan Deras Jadi Saksi Bisu Acara Mulia Warga Dusun Temurejo Banyuwangi

Keluarga besar pengurus takmir Mushola Al-Hidayah, Dusun Temurejo RT 1 RW 1, Desa Kembiritan, Kecamatan Genteng, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, menggelar acara santunan anak yatim piatu dan dhuafa dalam rangka peringatan Tahun Baru Islam, yang bertempat di halaman Mushola Al-Hidayah pada Sabtu, 12 Juli 2025.

Acara dihadiri oleh para tamu undangan, masyarakat lingkungan mushola, para tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda. Ikut hadir dalam acara tersebut jajaran pemerintah Desa Kembiritan yang diwakili oleh pihak RT/RW.

Walau acara digelar secara sederhana, namun sangat berkesan di hati masyarakat luas, khususnya warga Desa Kembiritan. Terselenggaranya acara tersebut menjadi bukti nyata bahwa warga Dusun Temurejo ikut peduli terhadap nasib serta masa depan anak-anak yatim piatu yang berada di sekitar Mushola Al-Hidayah.

Dalam sambutannya, Supik selaku ketua panitia acara sekaligus Ketua RW, menyampaikan banyak terima kasih kepada para warga yang telah turut serta menyukseskan acara malam itu.

“Walau dalam guyuran air hujan, panjenengan tetap semangat mengikuti rangkaian acara yang telah disusun oleh panitia,” ujarnya.

Pada momen acara tersebut, beliau juga menyampaikan pesan dan amanah dari pemerintah tingkat desa. Dalam menyongsong bulan Agustus, warga diminta untuk menjaga kebersihan lingkungan di wilayah Dusun Temurejo.

“Karena bulan tersebut merupakan bulan yang sangat bersejarah bagi negara kita tercinta ini, ayo kita jaga rasa kebersamaan, kekompakan, dan kerukunan untuk menyongsong bulan tersebut,” tutupnya.

Dikutip dari inti wejangan Dr. H. Mukhlis, M.Si., dalam acara tersebut, ia menyampaikan bahwa sebagai umat Islam, kita wajib melaksanakan salat lima waktu secara rutin dan tepat waktu.

“Bilamana ada suatu keluarga yang rezekinya seret, itu suatu tanda keluarga tersebut dalam menjalankan salat lima waktu kurang baik. Oleh karena itu, ayo mulai malam ini kita paksa diri kita untuk melaksanakan salat dengan baik, pasti rezekimu dimudahkan,” ajaknya kepada para tamu undangan.

Rangkaian acara panjang pun terlewati satu per satu, mulai dari pembukaan, pembacaan ayat suci, hingga sambutan-sambutan. Dengan iringan hadrah, acara inti dilaksanakan. Satu per satu anak yatim piatu dan kaum dhuafa dipanggil ke depan oleh panitia. Momen tersebut menjadi saat yang mengharukan, membuat air mata menetes di pipi.

Kita wajib peduli terhadap nasib mereka yang telah lama ditinggal bapak dan ibunya. Apa yang dilakukan oleh warga Dusun Temurejo patut diberi acungan jempol serta dijadikan contoh yang layak ditiru.

Di tempat yang sama, salah satu dhuafa penerima santunan yang enggan disebutkan namanya, menyampaikan rasa terima kasih kepada awak media.

“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada jajaran pengurus takmir Mushola Al-Hidayah yang peduli dengan kami, para anak yatim dan dhuafa. Mushola ini memang jadi sumber kegiatan mulia — mulai dari Jumat Berkah, arisan qurban, dan banyak kegiatan lainnya kok, Mas,” tuturnya.

Pewarta: Singgih

Tinggalkan Balasan