Semarak HUT RI ke-80 dan Tradisi Luhur Desa Wringinpitu Gelar Bersih Desa Meriah dengan Pagelaran Wayang Kulit dan Santunan Anak Yatim

Banyuwangi – Desa Wringinpitu, Kecamatan Tegaldlimo, Kabupaten Banyuwangi, semalam suntuk diselimuti suasana sakral dan penuh kebersamaan dalam rangka kegiatan Bersih Desa 2025 sekaligus menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Puncak acara, sebuah pagelaran wayang kulit semalam suntuk dengan lakon “Wahyu Purbo Sejati” oleh Dalang Ki Mudo Juwito Gendeng, berhasil memukau ratusan warga yang memadati Pendopo Balai Desa Wringinpitu. Acara ini juga diwarnai dengan pemberian santunan kepada anak yatim dan yatim piatu, menunjukkan kepedulian sosial yang kuat di tengah masyarakat. Kamis (24/07/2025). Malam.

Rangkaian kegiatan Bersih Desa telah dimulai sejak tanggal 23 Juli 2025 dengan Doa Lintas Agama, Genuri, dan pertunjukan Campursari Kuwung Wetan, menciptakan harmoni dan kerukunan antarwarga. Malam ini, tanggal 24 Juli, menjadi klimaks dengan pagelaran wayang kulit yang mengusung nilai-nilai luhur dan kearifan lokal. Rangkaian acara akan ditutup pada tanggal 25 Juli 2025 dengan ritual Ruwatan, sebagai bentuk syukur dan pembersihan diri.

Berbagai tokoh penting turut hadir dalam kegiatan ini, menunjukkan dukungan penuh terhadap pelestarian budaya dan semangat kebangsaan. Di antara mereka adalah Bapak Patemo, Anggota DPRD Kabupaten Banyuwangi Komisi IV dari Fraksi PDIP, Plt. Camat Tegaldlimo Bapak Trisetia Supriyanto, S.STP., M.S.i., Danramil 0825/09 Tegaldlimo Kapten Inf Gunoto, dan Kapolsek Tegaldlimo Iptu Sadimun, SH. Kepala Desa Wringinpitu, Bapak Wasito, sebagai tuan rumah, menyambut hangat seluruh tamu undangan dan masyarakat.

Kepala Desa Wringinpitu, Bapak Wasito, Malam ini adalah malam yang istimewa. Kita berkumpul di sini, di Pendopo Balai Desa Wringinpitu, dalam rangka Bersih Desa sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan ini adalah wujud syukur kita kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rahmat-Nya, serta ungkapan terima kasih kita kepada para pahlawan yang telah berjuang merebut kemerdekaan. Ucapnya.

Bersih Desa adalah tradisi leluhur yang harus terus kita lestarikan. Ini bukan hanya sekadar membersihkan desa secara fisik, tetapi juga membersihkan hati dan pikiran, serta mempererat tali silaturahmi antarwarga. Semangat gotong royong yang terpancar dalam setiap tahapan kegiatan ini adalah cerminan kekuatan sejati Desa Wringinpitu. Tambahnya.

Plt. Camat Tegaldlimo, Bapak Trisetia Supriyanto, S.STP., M.S.i. Saya sangat bangga dan terharu bisa hadir di tengah-tengah masyarakat Desa Wringinpitu pada malam yang penuh berkah ini. Kegiatan Bersih Desa yang dipadukan dengan peringatan HUT RI ke-80 ini merupakan sebuah inisiatif yang luar biasa. Ini menunjukkan bagaimana masyarakat Desa Wringinpitu mampu menjaga tradisi luhur sambil tetap merayakan semangat nasionalisme. Ujarnya.

Anggota DPRD Kabupaten Banyuwangi, Bapak Patemo (diwakili Ketua Komisi IV dari F-PDIP), Tradisi Bersih Desa adalah kearifan lokal yang patut kita lestarikan dan kembangkan. Di dalamnya terkandung nilai gotong royong, kebersamaan, dan rasa syukur. Ini adalah fondasi kuat bagi ketahanan masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan zaman. Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, melalui DPRD, akan senantiasa mendukung kegiatan-kegiatan positif seperti ini. Kami percaya bahwa dengan melestarikan budaya dan memperkuat rasa kebangsaan, kita akan mampu mewujudkan Banyuwangi yang lebih maju, berbudaya, dan sejahtera. Tandasnya (Bangun)

Tinggalkan Balasan