
Banyuwangi – Sebuah gebrakan tak terduga terjadi di pelosok Banyuwangi hari ini! Di tengah kesederhanaan Warung Kopi Bakul Genyeng milik Bu Partinah, Dusun Sumbermulyo, Desa Tegaldlimo, Kecamatan Tegaldlimo, terjalin sebuah sinergi revolusioner antara wakil rakyat dan warganya. Saiful Anam, SE., Anggota DPRD Banyuwangi Daerah Pemilihan (Dapil) 3 dari Komisi 2, tidak hanya duduk di kursi yang empuk, namun juga Duduk di Lincak warung kopi, “Ngopi Bareng Warga” yang ternyata tidak hanya sekadar menikmati secangkir kopi, namun juga menjadi wadah penemuan ide-ide brilian yang berpotensi mengubah lanskap kebijakan daerah, bahkan mungkin menginspirasi buat warga. Selasa (15/04/2025).
Pukul 20.30 WIB, suasana hangat dan akrab mewarnai warung kopi sederhana tersebut. Saiful Anam tampak membaur tanpa sekat dengan warganya, mendengarkan dengan seksama setiap keluhan, harapan, dan aspirasi yang disampaikan. Kegiatan “Ngopi Bareng Warga” ini bukan kali pertama dilakukan oleh anggota dewan yang dikenal dekat dengan masyarakat ini. Namun, pertemuan kali ini diyakini menghasilkan intisari pemikiran yang sangat berharga dan akan menjadi landasan penting dalam perumusan kebijakan di tingkat DPRD Kabupaten Banyuwangi.


Dalam kesempatan tersebut, Anang Sutejo, yang akrab disapa Slebor, salah satu warga yang hadir, menyampaikan berbagai inspirasi, masukan, serta usulan konstruktif terkait pembangunan, khususnya yang relevan dengan ruang lingkup Komisi 2 DPRD Banyuwangi. Ide-ide segar dan perspektif langsung dari masyarakat ini disambut antusias oleh Saiful Anam.
“Saya sangat mengapresiasi kehadiran dan partisipasi aktif dari Bapak Anang Sutejo dan seluruh warga yang hadir pada hari ini,” ujar Saiful Anam dengan penuh semangat. “Justru dari warung kopi sederhana inilah, kita bisa mendapatkan gambaran riil kebutuhan masyarakat dan ide-ide cemerlang yang mungkin tidak terpikirkan di ruang rapat yang formal. Aspirasi panjenengan semua adalah kompas bagi kami dalam merumuskan kebijakan yang benar-benar pro rakyat.”
Senada dengan itu, Hendri, warga lainnya yang turut hadir, juga menambahkan usulan-usulan yang diyakini dapat memberikan dampak positif bagi kehidupan masyarakat. Setiap aspirasi yang disampaikan dicatat dengan seksama oleh Saiful Anam, yang menegaskan komitmennya untuk membawa suara-suara ini ke forum rapat di Kantor DPRD Kabupaten Banyuwangi.
“Setiap keluhan, setiap usulan, sekecil apapun itu, sangat berharga bagi kami,” tegas Saiful Anam. “Ini adalah bukti nyata bahwa demokrasi itu hidup dan berjalan. Kami sebagai wakil rakyat memiliki kewajiban untuk mendengar dan memperjuangkan aspirasi masyarakat. ‘Ngopi Bareng Warga’ ini adalah salah satu cara kami untuk menjembatani komunikasi dan memastikan bahwa kebijakan yang kami buat benar-benar berakar dari kebutuhan masyarakat.”
Kegiatan “Ngopi Bareng Warga” ini menjadi simbol kekuatan dialog dan partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan. Keberhasilan Saiful Anam dalam menjemput aspirasi langsung dari akar rumput diyakini akan menjadi model inspiratif bagi para pemimpin lainnya, tidak hanya di Banyuwangi, namun juga di seluruh Indonesia, bahkan dunia. Siapa sangka, secangkir kopi di warung sederhana mampu melahirkan gagasan-gagasan luar biasa yang siap mengguncang dunia kebijakan. Tandasnya (Bangun).
